EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA MASA PANDEMI COVID 19_by.Khairunnisa,S.Pd#contoh artikel ilmiah

 

Abstrak dan Kata Kunci

Abstrak :Pembelajaran jarak jauh merupakan pembelajaran yang efektif dan  dapat di terima masayarakat saat ini, karena hampir mendekati atau setara dengan pembelajaran umum. Walaupun hanya menggunakan komputer dan internet sebagai alat penghubung antara pengajar dan peserta didik, namun metode Pembelajaran jarak jauh ini bisa membuat pebelajar menjadi lebih nyaman, karena bisa dilakukan dimana saja. Dimasa pandemi seperti saat ini, Pembelajaran jarak jauh dirasa sangat menunjang mutu pendidikan di Indonesia. Pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara terstruktur dengan memanfaatkan TIK termasuk layanan akademik dapat memotivasi peserta didik untuk belajar dengan memanfaatkan beragam sumber belajar secara terintegrasi. Proses evalusai hasil belajar dapat dilakukan dengan  mekanisme ujian secara tatap muka, maupun pengujian secara online dengan pengawasan dari orang tua ataupun keluarga. Keberhasilan Pembelajaran jarak jauh tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak baik dari guru, orang tua dan lingkungan

 

Kata kunci: Efektivitas, Pembelajaran Jarak Jauh

 

 

Pendahuluan

Pendidikan jarak jauh (PJJ) merupakan pendidikan formal berbasis lembaga dimana peserta didik dan pengajar berada di lokasi terpisah sehingga memerlukan bantuan sistem telekomunikasi interaktif untuk menghubungkan keduanya dan berbagai sumber daya yang diperlukan di dalamnya.  Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sudah tidak asing dan sangat familiar bagi para pendidik maupun pelajar terutama pada saat ini walaupun sebenarnya jika ditilik beberapa tahun kebelakang pembelajaran jarak jauh sudah ada sejak lama.  Saat ini pembelajaran jarak jauh lebih ngetrend sejak Indonesia dihadapi oleh pandemi Covid-19 yang tentunya sangat berpengaruh terhadap berbagai sektor, salah satunya sector  pendidikan,sehingga pemerintah pusat maupun daerah telah mengeluarkan surat edaran untuk melakukan pembelajaran jarak jauh, dimana pembelajaran jarak jauh ini dilakukan selain untuk mencegah semakin meluasnya persebaran covid 19 juga sebagai pengganti KBM dikelas yang semula metode yang diterapkan adalah menggunakan system konvensional atau metode tatap muka di kelas berubah menjadi pendidikan jarak jauh dalam jaringan (daring) dengan system online, dimana dalam kegiatan tersebut guru  mengajar dari rumah dengan menerapkan system pembelajaran jarak jauh. Kegiatan pembelajaran jarak jauh ini sangat penting dilakukan guna mengantisipasi kegiatan pembelajaran dengan metode konvensional yang tidak bisa dilakukan.

Dalam pembelajaran jarak jauh antara guru dan murid tidak bisa bertatap muka secara langsung akan tetapi dengan bantuan media yang   memungkinkan terjadinya interaksi antara pengajar dan pembelajar sehingga kegiatan dan proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien.

Pembelajaran jarak jauh merupakan pembelajaran yang cukup bisa di terima dikalangan masayarakat saat ini karena hampir setara dengan pembelajaran konvensional. Walaupun pembelajaran ini hanya menggunakan komputer dan internet sebagai alat untuk menghubungkan antara pengajar dan yang diajar dalam proses belajar. Selain itu kegiatan pembelajaran dengan metode Pembelajaran jarak jauh ini bisa membuat belajar menjadi lebih nyaman dan bisa dilakukan dimana saja tanpa ada suatu peraturan sebagaimana yang ada di sekolah-sekolah formal sebagaimana biasanya. Pembelajaran ini sangat menunjang mutu pendidikan di Indonesia karena belajar sekarang tidak hanya bisa dilakukan dikelas namun juga bisa juga dilakukan di luar kelas dimanapun kita berada.

Dilain pihak kegiatan pembelajaran jarak jauh terkadang tidak bisa diukur tingkat efektivitasnya karena sisemnya yang online. Biasanya pembelajaran jarak jauh dapat sangat efektif, khususnya bagi para peserta yang lebih dewasa dan memiliki motivasi kuat untuk mengejar sukses dan senang diberi kepercayaan melakukan proses belajar secara mandiri sedangkan pada siswa yang kurang memiliki motivasi belajar sangat tidak efektif,selain itu juga banyak kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam melakukan pembelajaran jarak jauh tersebut baik dalam hal sklill terutama kemampuan IT guru serta keterbatasan sarana yang menunjang pembelajaran daring.

Disusunnya artikel ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran jarak jauh yang dilakukan sekolah dimasa pendemi covid 19 serta kendala yang dihadapi guru maupun siswa dalam pembelajaran jarak jauh

 

Bagian Inti

Pembelajaran jarak jauh adalah suatu Suatu metode pembelajaran yang menggunakan korespondensi sebagai alat komunikasi antara tenaga pengajar dan siswa ditambah adanya interaksi antar siswa di dalam proses pembelajaran (Mac Kenzie, Christensen, & Rigby, 1968).

Pendidikan Jarak Jauh diselenggarakan dalam berbagai pola pembelajaran yang pada dasarnya mengandalkan tersedianya berbagai sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran. Pola pembelajaran ini mencakup penyelenggaraan program pembelajaran melalui pendidikan tertulis atau korespondensi, bahan cetak (modul), radio, audio/ video, TV, berbantuan komputer, dan atau multimedia melalui jaringan computer atau internet.

Menurut Wikipedia pendidikan jarak jauh memiliki beberapa karakteristik dasar, yaitu:

·         Pengajar dan peserta didik tidak berada dalam satu ruang yang sama saat proses belajar-mengajar berlangsung.

·         Penyampaian materi ajar dan proses pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan media komunikasi dan informasi.

·         Menekankan pada cara belajar mandiri namun ada lembaga yang mengaturnya.

·         Keterbatasan pada pertemuan tatap muka. Biasanya pertemuan tatap muka dilakukan secara periodik antara peserta didik dengan pengajar atau tutor.

·         Fleksibilitas dalam proses pembelajaran. Dengan kata lain masing-masing peserta didik dapat mengatur waktu belajarnya sendiri sesuai dengan ketersediaan waktu dan kesiapannya.

 

Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa  pembelajaran jarak jauh adalah suatu metode pembelajaran dimana proses pengajaran terjadi secara terpisah dari proses belajar sehingga komunikasi antara tenaga pengajar dan siswa harus difasilitasi dengan bahan cetak, media elektronik, dan media-media yang lain    

 

Tujuan Pembelajaran Jarak Jauh

Menurut Ikhsanaira (2015), PJJ bertujuan meningkatkan perluasan dan pemerataan akses pendidikan, serta meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan. PJJ mempunyai karakteristik terbuka, belajar mandiri, belajar tuntas, menggunakan TIK pendidikan, dan/atau menggunakan teknologi pendidikan lainnya.

Karena pada dasarnya dalam pembelajaran jarak jauh antara pengajar dan yang diajar dalam hal ini siswa dibatasi oleh jarak ataupun kondisi-kondisi tertentu seperti saat ini  Indonesia sedang dilanda pendemi covid 19  sehingga tidak memungkinkan untuk bertemu dan bertatap muka. Dengan adanya pembelajaran jarak jauh ini maka memungkinkan pengajar dan siswa untuk melaksankan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan alat bantu seperti internet.Saat ini banyakaplikasi yang dapat kita pilih dalammenfasilitasi pembelajaran jarak jauh diantaranya moodle,  google classroomedmodo, dan Schoology bisa dimanfaatkan untuk membangun sistem manajemen pembelajaran atau learning management system (LMS),selain itu juga beberapa aplikasi yang digunakan untuk penilaian maupun kuis seperti KahootQuizizz, dan Socrative.

 

Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Jarak Jauh

Penyelenggaraan pendidikan jarak jauh tidak dapat dilepaskan dari penggunaan teknologi. Hal ini dikarenakan dalam pendidikan jarak jauh tidak terjadi kontak secara langsung antara pengajar dan peserta didik. Proses komunikasi antara keduanya dilakukan melalui pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi. Walau demikian, pertemuan tatap muka tetap dapat dilakukan dengan frekuensi yang terbatas. Teknologi komunikasi dan informasi yang banyak digunakan dalam pendidikan jarak jauh adalah komputer dan internet.

Pemanfaatan komputer dan internet memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat mengakses materi-materi ajar yang juga sudah dikemas dalam bentuk digital di mana pun berada. Dengan menggunakan komputer dan internet maka pengajar dan peserta didik dapat melakukan interaksi baik menggunakan aplikasi surat elektronik, video konferensi, atau forum diskusi dalam jaringan.  Walau penggunaan berbagai teknologi digital dalam pendidikan jarak jauh membuat batas-batas geografis seakan lenyap, namun proses komunikasi yang dimediasi oleh komputer dan internet memiliki keterbatasan dalam menangkap ekspresi dan gerakan (gesture) dari pengajar dan peserta didik. Teknologi komunikasi pendukung lainnya yang digunakan untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan jarak jauh antara lain buku elektronikcompact disc (CD) atau digital versatile disc (DVD) untuk rekaman audio dan video, perangkat pengolah informasi seperti tablet,smart phone maupun laptop.

Menurut Wikipedia dalam melakukan kegiatan pembelajaran jarak jauh ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang dihadapi dintaranya adalah :

Keunggulan dari metode pendidikan jarak jauh antara lain:

·         Proses pembelajaran dapat dilakukan tanpa dibatasi oleh keharusan pengajar dan peserta didik untuk berada di ruang dan waktu yang sama.

·         Penggunaan teknologi komunikasi dan informasi sebagai media pembelajaran menimbulkan biaya yang lebih rendah baik bagi penyelenggara pendidikan jarak jauh maupun peserta didik.

·         Materi ajar dan berbagai interaksi dalam bentuk tulisan yang dikemas secara digital memungkinkan peserta didik untuk dapat membaca kembali berulang-ulang informasi yang tercatat di dalamnya.

Kelemahan dari metode pendidikan jarak jauh antara lain:

·         Minimnya kontak langsung antara pengajar dan peserta didik memperlambat proses terbangunnya relasi sosial dan nilai-nilai yang menjadi tujuan dasar dari pendidikan.

·         Rendahnya kontrol terhadap proses pembelajaran sebagai impikasi dari cara belajar mandiri yang menjadi titik berat dari pendidikan jarak jauh.

·         Keterbatasan teknologi komunikasi dan informasi yang tidak dapat menggantikan sepenuhnya proses komunikasi dan interaksi secara langsung yang terjadi dalam pendidikan konvensional.

 

Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh

Kata efektif berasal dari bahasa Inggris effective yang berarti berhasil atau sesuatu yang dilakukan berhasil dengan baik. Dalam kamus ilmiah populer didefinisikan kata efetivitas sebagai ketepatan penggunaan, hasil guna atau menunjang tujuan. Efektivitas merupakan unsur pokok dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan di dalam setiap organisasi, kegiatan ataupun program. Disebut efektif apabila tercapai tujuan ataupun sasaran seperti yang telah ditentukan seperti yang dikemukakan oleh H. Emerson yang dikutip oleh Soewarno Handayaningrat S. (2006:16) dikatakan bahwa “Efektivitas adalah pengukuran dalam arti tercapainya tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.”  Menurut Effendy (2008:14) mendefinisikan kata efektivitas sebagai berikut, yakni: ”Komunikasi yang prosesnya mencapai tujuan yang direncanakan sesuai dengan biaya yang dianggarkan, waktu yang ditetapkan dan jumlah personil yang ditentukan”. Berdasarkan beberapa pernyataan tersebut diatas dapat dikatakan bahwa efektivitas adalah sebuah ukuran atau indikator dalam tercapainya sasaran atau tujuan yang telah ditentukan.

Seiring kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang terus berkembang, metode pendidikan dengan perantara komputer dan internet khususnya, tidak lagi dianggap sebagai suatu teknologi eksperimental karena pendidikan tinggi perlu mempertimbangkan pertumbuhan peserta didik di era serba digital dan berbasis pengetahuan yang kompetitif ini. Pendidikan jarak jauh dapat melayani lebih banyak peserta didik sehingga diperkirakan sistem pendidikan ini akan terus berkembang di banyak lembaga pendidikan. Keberhasilannya akan turut ditentukan bukan hanya oleh ketersediaan teknologi komunikasi dan informasi, melainkan juga oleh kualitas materi ajar, pengajar, dan peserta didik.

Dalam pembelajaran jarak jauh maka ukuran yang bisa dilakukan dalam melakukan evaluasi keberhasilannya adalah tidak terlepas dari dukungan dari berbagai pihak baik dari guru, orang tua dan lingkungan. Disamping itu juga dalam proses pembelajaran jarak jauh dilakukan secara terstruktur dengan memanfaatkan TIK termasuk layanan akademik yang diberikan oleh guru sehingga dapat memotivasi para peserta didik untuk belajar dengan memanfaatkan beragam sumber belajar secara terintegrasi.

Untuk evaluasi hasil belajar maka dapat uji kemampuan peserta didik melalui mekanisme ujian secara tatap muka ataupun  secara jarak jauh jika tidak memungkinkan dilakukan ujian secara langsung (tatap muka) tetapi tetap dengan pengawasan langsung dari orang tua ataupun keluarga.

Pada masa social distancing dimana sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh e-learning, merupakan salah satu teknologi yang digunakan. Dalam satu penelitian dikatakan bahwa media pembelajaran berbasis e-learning lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional,hal tersebut dapat dilihat dari respon positif siswa yang berdampak pada hasil belajar (niken.2018 :34) dalam penelitian lainnya ditemukan hasil bahwa antara pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan edmodo dan pembelajaran konvensional memiliki hasil yang sama (Sunhaji:2020)

Berdasarkan hal tersebut diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran jarak jauh berbasis daring cukup efektif dan memotifasi minat siswa untuk belajar sehingga mendapatkan hasil yang diharapkan, hal tersebut tentunya di dukung oleh kesiapan sarana dan prasarana(jaringan internet) serta kesiapan guru yang memiliki skill tinggi terkait dengan IT dan dalam pelaksanaan pembelajaran hendaknya guru memperkaya diri dengan bermacam model aplikasi pembelajaran daring,sehingga pembelajaran jarak jauh yang dilakukan siswa lebih bervariasi sehingga tidak membosankan sehingga lebih memotivasi siswa dalam belajar.

 

Penutup (Simpulan dan Saran)

Berdasarkan apa yang telah dipaparkan sebelumnya dapat ditarik beberapa kesimpulan dan saran sebagai berikut.

Kesimpulan

Pembelajaran jarak jauh tidak akan berhasil (efektif) tanpa dukungan, baik dari sekolah, orang tua dan lingkungan sekitar

Adapun kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran jarak jauh adalah masih kurangnya kompetensi dari guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh oleh sebab itu maka perlu dilakukan pelatihan daring bagi guru selain itu perlu adanya pendampingan oleh orang tua ketika anaknya melakukan kegiatan pembelajaran di rumah secara mandiri.

Saran

Perlu adanya perhatian serius dari pemangku kebijakan di sekolah, dalam menyediakan sarana dan prasarana dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh misalnya dengan memberikan layanan paket data untuk mendukung pembelajaran daring serta kerjasama dengan orangtua dalam pengawasan dan pendampingan siswa belajar di rumah.

Perlu dilakukan kegiatan pelatihan bagi guru terutama dalam pengelolaan materi serta penggunaan aplikasi pendukung pembelajaran daring sehingga pembelajaran menjadi lebih bervariasi sehingga siswa tidak bosan dan lebih termotivasi dalam melakukan pembelajaran daring sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

 

Daftar Pustaka

Sunhaji dan Yuli Ani setyo Dewi.2020.Aplikasi System Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Edmodo (E-Lerning) untuk Mendukung Pengembangan Pendidikan Tinggi Agama Islam ilmuna.2(1),1-35

Darmayanti, T., Setiani, M. Y., & Oetojo, B. (2007). E-Learning Pada Pendidikan Jarak Jauh: Konsep yang Mengubah Metode Pembelajaran di Perguruan Tinggi di Indonesia. Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh, 8, 99–113

Pujiastutik, H. (2019). Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Web Pada Mata Kuliah Belajar Pembelajaran I Terhadap Hasil Belajar MahasiswaJurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pembelajaran4(1), 25-36

Wikipedia.Pendidikan Jarak Jauh.14 juni 2020.http://www.wikipedia.org/wiki/pendidikan jarak jauh.

            Effendi. 2008. Efektivitas kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

            Handayaningrat, S. 2006. Pengantar studi administrasi. Jakarta: Gunung Agung

 

 

Komentar

Unknown mengatakan…
Mantappppp .......
Herlina mengatakan…
terimakasih ulasannya, sangat bagus